Tips dan Trik


Tips & Trik Pemakaian

Untuk mencegah kerusakan pada unit & demi kepuasan pengguna, terutama pada atomizer(atomizer yg tdk terawat/'dikasari' bs merusak aroma rasa), pada pemakaian perdana(pertama kalinya), SANGAT DIANJURKAN untuk meneteskan cairan refill 3-4 tetes pada ujung pin atomizer yg berwarna silver(2-3 tetes pada tipe HG93, namun hanya 1-2 tetes pada tipe Elite), tunggu beberapa saat sebelum memasang cartridge baru; lalu hisap pelan2 TANPA TERDENGAR SUARA tapi konstan & cukup dalam, & untuk menghindari kemungkinan kelebihan cairan terhisap, jika perlu tutup lubang udara kecil dng jari(terlihat di perbatasan koneksi antara cartridge&baterai)HANYA SEKEJAP SAJA(1 detik saja) pada waktu mengisap. Lakukan prosedur ini hingga asap terlihat(& akan terlihat cukup banyak), dan tetap teteskan cairan ke ujung pin atomizer (tetesan dikurangi)&ke tube cartridge setelah asap/aroma rasa jauh berkurang.

Jika tidak memiliki cairan refill, SELALU pastikan gunakan unit HANYA dengan cartridge yg masih basah/terisi penuh & sebaiknya TUNGGU 1 menit sebelum unit digunakan stlh cartridge baru dipasang AGAR ujung atomizer meresap cairan dlm tube cartridge. BERHATI2lah agar atomizer tidak terlalu digunakan secara berlebihan, baiknya gunakan secara lembut & HINDARI suhu kerja/panas yg tinggi, tp suam2 kuku/hangat : lakukan hisapan pendek (1.5-2 detik tepat setelah lampu menyala)dan berikan jeda 5 detik/hisapan.

SANGAT DISARANKAN selalu ready cairan refill kemanapun Anda & jaga suhu atomizer + berikan jeda/hisapan agar unit atomizer awet & aroma tetap terjaga dengan MAXIMAL/sempurna.

Gejala Atomizer terasa lbh panas
Atomizer lbh panas krn :
1. Terlalu sering hisapan panjang tanpa jeda(harus kasih jeda minimal 10 detik antar tiap hisapan agar pin atomizer tdk cepat berkerut krn overheated).
2.Cairan dlm cartd mau hbs, jd atomizer tdk mendpt "coolant" dr cairan refill. COBA hisap dng arah cerutu menghadap ke atas(sudut 30 -45derajat),agar sisa 'tumpahan' cairan dlm casing atomizer bs tertangkap pin atomizer) & SEGERA CEK cartd jk asap mulai tipis, mgkn cartd kering di permukaan atas busanya, teteskan lg hingga permukaan atas cartdg terlihat basah.

Jika asap mau banyak, dalam pemakaian rokel, tipe apapun itu, HINDARI menghisap dengan cepat, tapi hisap dengan pelan(jk bs,tanpa suara)TAPI KONSTAN, nah dijamin asap lbh banyak,tapi JANGAN LUPA: beri JEDA minimal 10dtk/hisapan! Ingat, ini alat elektronik sensitif,&butuh proses melewati bnyk komponen&ruang proses. Baterai yg lemah pasti berakibat asap yg sedikit pula.

INGAT
  1. Jangan meletakkan e-CIgarette pada posisi lampu LED berada di bawah, bisa mengakibatkan cairan dari cartridge turun ke bawah, bisa mengakibatkan batere korsleting. (INGAT, ini terbuat dari elektronik yg SENSITIFITASNYA cukup TINGGI).
  2.  DISARANKAN TIDAK MENGHISAP TERLALU KUAT, HISAPLAH dengan SANGAT LEMBUT, karena hisapan yang kuat akan berakibat cairan keluar dari lubang cartridge (menjadikan cairan cepat habis), juga mengakibatkan Atomizer cepat panas dan potensif terhadap kerusakan permanen.
  3.  Jangan dihisap lagi apabila uap yang keluar sudah semakin sedikit, hal ini bisa merusak atomizer karena tomizer berpotensi rusak apabila dihisap tanpa ada liquid/cairan di dalam cartridge.
  4.  Berikan jeda waktu beberapa saat ketika menghisap, sehingga Atomizer tidak menjadi terlalu panas (terlalu panas akan menyebabkan Atomizer rusak), dan biarkan sekitar 5-10 detik setiap hisapan agar cairan/liquid dpt meresap ke dalam pori2 Atomizer.
  5.  Jangan biarkan baterai kosong dalam waktu lama.
  6.  Apabila asap tetap sedikit dengan cartridge yang penuh, maka Atomizer perlu dibersihkan. Uap sedikit bisa faktor karena Low Batt, dan batere harus dicas kembali. 


Cara Membersihkan Atomizer( Pembakar ) 
 
  1. Jika tidak dipakai dalam waktu yg cukup lama (Anda beristirahat/tidur) maka buat atomizer dan batere secara terpisah. Ini bisa membuat atomizer dan batere anda lebih awet. Serap cairan yg menempel di Atomizer dgn menggunakan Tissue agar atomizer selalu dlm keadaan kering.  
  2. Tiup Atomizer dengan angin yang kuat dan bersih, misalkan dengan blower/hairdryer (jaga jarak atomizer Anda dgn hairdryer antara 20-25 cm)   
  3.  Rendam ujung atomizer (kaki Atomizer) ke dalam alkohol 70% selama 45 menit. Atau jemur Atomizer di bawah sinar matahari, tapi juga jangan terlalu panas (Lebih disarankan tidak terkena sinar matahari secara langsung, karena untuk menjaga karet klep yg ada di Atomizer tetap dalam kondisi baik).
  4. Bila punya alat yang bergetar seperti alat pijat (atau tempelkan dinamo mobil2an pd wadah stainless steel agar menghasilkan getar yang berfungsi untuk merontokkan kotoran pd pori2 Atomizer), celup di dalam alkohol pada wadah stainless steel tersebut selama 30 menit. Agar material yang menyumbat pori-pori Atomizer dapat terlepas disebabkan oleh getaran alat pijat/dinamo tsb. 
  5. Keringkan Atomizer Anda dgn Tissue sampai semua cairan terserap oleh tissue. Setelah Atomizer kering, maka bisa digunakan kembali.